-->
yQRsgXYtnqhElJ0qG98ow6B0hsUDuvl7mVOesb9a
PMK di Grobogan Terus Bertambah, Stok Obat Habis

Iklan Billboard 970x250

Iklan 728x90

PMK di Grobogan Terus Bertambah, Stok Obat Habis

Petugas sedang mengambil sampel darah dan air liur. 

GROBOGANTODAY - Jumlah hewan ternak yang terserang penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Grobogan terus bertambah. Namun, stok obat untuk menangani hewan-hewan tersebut justru sudah habis. 


Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Grobogan, Riyanto menyebutkan  jumlah jumlah ternak yang terpapar PMK di Kabupaten Grobogan per hari ini mencapai 1.912 dengan jumlah kasus aktif 1.278.


Riyanto menyebutkan, ternak yang terpapar PMK itu tersebar di 19 kecamatan di Kabupaten Kabupaten Grobogan. Paling banyak terdapat di Kecamatan Gabus. Selain sapi, PMK juga telah menyerang 38 ekor kerbau di Kabupaten Grobogan. Serta 3 ekor kambing juga terserang PMK. 


‘’Jadi total hewan ternak yang terserang PMK mencapai 1.912(1.871 sapi,  38 kerbau dan 3 kambing), kasus aktif 1.278, kasus baru 15, sembuh 589(baru 50, sapi 552, kerbau 37) dan hewan ternak yang mati 45(sapi 43, dipotong 2)," ungkapnya, Kamis(7/7/2022). 


Riyanto mengungkapkan, di tengah bertambahnya jumlah hewan ternak yang terpapar PMK, stok obat yang dimiliki instansinya kini justru telah habis. 


"Obat-obatan untuk menangani ternak terpapar PMK masih proses pengadaan oleh ULP. Sampai sekarang sudah kehabisan stok. Penanganan kasus di lapangan saat ini dari swadaya petugas medis dan paramedis," ujarnya. 

SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment

Iklan Tengah Post