Stok Pupuk di Grobogan Dijamin Aman


GROBOGAN - Curah hujan yang cukup tinggi di Kabupaten Grobogan,membuat petani yang terbiasa menanam kedelai beralih ke tanaman padi. Karena alih komuditas ini,beberapa waktu yang lalu petani di Kabupaten Grobogan sempat mengalami kesulitan pupuk jenis NPK dan SP 36. Namun sekarang, petani Grobogan tak perlu khawatir masalah kekurangan pupuk. Sebab persediaan pupuk untuk prtani Grobogan sampai akhit tahun ini dipastikan mencukupi kebutuhan

Kepala Dinas Pertanian TPH Grobogan Ir.Edhie Sudaryanto,MM menjelaskan, dengan bertambahnya jumlah petani yang menanam padi,maka luasan area padi di Kabupaten Grobogan juga bertambah, yaitu sekitar 4.000 ha.Hal ini menambah masalah baru,yaitu tingginya kebutuhan pupuk untuk tanaman padi."Tanaman padi per ha butuh 350 Kg pupuk,sedangkan tanaman kedelai hanya butuh 50 Kg," terang Edhie, Selasa(13/12).

Sebelumnya,petani Grobogan kekurangan pupuk sebanyak 4.400 ton,masing-masing SP 36 sebanyak 1100 ton dan NPK sebanyak 3.300 ton. “Memang sebelumnya petani sempat kelabakan mencari pupuk jenis NPK dan SP 36. Namun sekarang masalah tersebut sudah bisa kami atasi" terang Edhie.

Dengan penambahan alokasi pupuk,saat ini masalah kekurangan pupuk yang dialami petani Grobogan sudah teratasi. Semua jenis pupuk dipastikan aman hingga akhir tahun. “Untuk Urea tidak ada penambahan,karena sudah cukup. SP 36 mendapat tambahan 1.100 ton,ZA 850 ton, NPK 4.280 ton, serta petroganik 1.510 ton. Jadi untu petani Grobogan,jangan khawatir kekurangan pupuk,” pungkas Edi.

Harno,salah satu petani di Nambuhan saat ditanya mengenai ketersediaan pupuk di desanya mengatakan, saat ini tidak mengalami kesulitan pupuk. “Memang sempat mengalami kelangkaan,namun sekarang sudah normal kembali,” jelasnya.(ire)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel