Kekeringan di Grobogan Meluas, 90 Desa Kekurangan Air Bersih

DROPING AIR : PMI Cabang Grobogan melakukan droping air bersih di Dusun Ngasem, Desa Monggot, Kecamatan Geyer beberapa waktu yang lalu.


PURWODADI, Grobogantoday.com – Walaupun hujan mulai turun di Kabupaten Grobogan, namun kekeringan makin meluas. Sebanyak 90 desa di 15 kecamatan tercatat telah mengajukan permohonan bantuan air bersih kepada BPBD Grobogan. Demikian diungkapkan Budi Prihantoro Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Grobogan kepada Grobogantoday.com, Rabu (26/9/2018). 


"Grobogan  sudah mulai mengalami puncak kekeringan. Bulan kemarin ada 87 desa di 14 kecamatan. Sekarang sudah bertambah lagi, terakhir Desa Tlawah, kecamatan Karangrayung, " ungkapnya. 


Menurut Budi, beberapa camat, kesra, kades telah menghubunginya, meminta agar daerahnya segera dikirim air bersih.  Namun karena keterbatasan armada, pihaknya belum bisa memenuhi. " Armada kita jumlahnya terbatas. Dari PDAM hanya memiliki 3 armada, sedangkan BPBD hanya memiliki 1 armada saja," jelasnya. 


Semua desa yang telah mengajukan permohonan air bersih sudah terlayani. Tercatat 546 tangki telah disalurkan. "Anggaran yang tersedia sekitar 670 tangki. Kita perhitungkan untuk sebulan kedepan cukup. Jika tidak cukup, bisa minta bantuan BPBD Propinsi. SK Bupati tentang tanggap darurat kekeringan bisa menggunakan dana tak terduga," ujarnya. 


Ia berharap kepada daerah yang telah mengajukan permohonan air bersih untuk bersabar. Saat ini pihaknya menggunakan skala prioritas untuk menyalurkan bantuan air bersih. "Kami mohon perhatian untuk bersabar mengantri. Daerah sekitar hutan di daerah Kedungjati, Pulokulon, Gabus, Kradenan saat ini mengalami kekeringan paling parah. Jadi daerah khusus lebih kita prioritaskan,"  pungkas Budi.

Saat ini beberapa instansi pemerintah, PMI, swasta maupun  komunitas juga ikut membantu droping air bersih. “Kita dari PMI telah menyalurkan air sebanyak 536 ribu liter ke beberapa wilayah yang membutuhkan air bersih. Terakhir kita ke Desa Bago,Kecamatan Kradenan,” jelas Gesit Kristyawan, Kasi Pelayanan Bidang Yansoskesmas PMI Cabang Grobogan. (RE) 


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel