Akbid dan Stikes Annur Purwodadi Wisuda 204 Mahasiswa


PURWODADI- Bupati Grobogan ikut berbangga hati dengan diwisudanya 204 mahasiswa dan mahasiswi Akademi Kebidanan(Akbid) dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Annur, Kabupaten Grobogan, di aula Stikes dan Akbid  Annur, Selasa(12/9). Lulusan terbaik diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama menekan angka kematian ibu dan anak saat melahirkan. Demikian diungkapkan Bupati Grobogan, Sri Sumarni saat memberikan sambutan. “Adanya bidan yang profesional diharapkan mampu menekan angka kematian ibu dan anak. Kita tahu, angka kematian ibu dan anak di Grobogan cukup tinggi,” tuturnya.
Sri Sumarni menambahkan bahwa wisuda bukan hanya acara seremonial saja, namun merupakan simbol penyerapan  dan disiplin ilmu dan merupakan amanah yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya. “Lulusan Annur akan saya perhitungkan. Akbid dan Stikes Annur cukup punya nama di Bali, Kalimantan dan beberapa daerah lainnya. Banyak kepala daerah yang yang titip pesan kepada saya jika banyak putra daerahnya yang belajar di Annur,” ungkapnya.
Bupati mengingatkan kepada para lulusan, jika sudah mendapatkan pekerjaan selalu menjunjung  tinggi kode etik tenaga medis. Tidak hanya memberikan pelayanan, namun lebih mengedepankan fungsi sosial,tulus dan ramah. “Kalau melayani pasien harus murah senyum, pelayanan yang ramah juga bisa mengobati, memberikan motivasi untuk lekas sembuh. Jangan judes, maido,” tegasnya.
Ketua Senat, Anita Lufianti,.S.Kep.,Ns.,M.kes.,M.Kep mengatakan, wisuda tersebut layak dilakukan setelah mahasiswa menjalani proses secara bertahap, dengan menjalani ujian akhir program, sehingga kini berhak mendapatkan gelar. “Tahun ini ada 204 mahasiswa dan mahasiswi Akademi Kebidanan(Akbid) dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Annur  yang diwisuda. Terdiri dari 93 D3 Keperawatan, 7 D3 Kebidanan, 51 S1 Keperawatan, 30 ners  dan 23 Akbid. Adapun wisudawan terbaik yaitu, Dadi Ardiansyah dengan IPK 3,86,” jelasnya.
Menghadapi tantangan yang dihadapi untuk menghasilkan lulusan terbaik menghadapi persaingan pasar, pihaknya terus berusaha untuk menjadi lembaga yang menciptakan lulusan terbaik. “Kita harus bekerja keras untuk menciptakan lulusan terbaik. Aspek mutu juga harus diperhatikan. Saat ini kita sudah terakreditasi B,” jelas Anita.
Anita mengharapkan, agar para mahasiswa tersebut dapat mengaplikasikan pendidikan yang telah didapat selama menjalani pendidikannya di Akbid dan Stikes Annur, dan dapat membanggakan almamaternya dalam kehidupan bermasyarakat. “Titip almamater. Bahu membahu mendarma baktikan ilmu yang kalian peroleh untu membangun nusa dan bangsa,” pesannya.(iya)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel