Tumbuhkan Nasionalisme Lewat Lomba Pakaian Adat



PURWODADI - Ada banyak cara untuk melestarikan kebudayaan daerah termasuk pakaian adat daerah tertentu. Ratusan muda-mudi dan anak-anak mengikuti fashion show busana pakaian adat nasional yang diselenggarakan oleh Oranye production,Minggu(30/10).Bertempat di gedung DPD Golkar,acara ini cukup mendapatkan perhatian masyarakat.

Peserta mengenakan pakaian adat daerah lengkap hingga penilaian keluwesan dalam mengenakan pakaian adat tersebut. Fashion show dan penilaian keluwesan bahkan  menjadi point penting dalam acara ini.

“Kami ingin,generasi muda sekarang memiliki semangat dan rasa cinta untuk”NGURI-NGURI” kebudayaan daerahnya sendiri, sehingga akan menumbuhkan semangat nasionalisme dalam diri pemuda.Selain itu,bisa  menggelorakan semangat patriotisme kepada seluruh generasi muda, bahwa pada tahun 1928 para pemuda Indonesia bersatu memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Maka pemuda saat ini juga harus memiliki semangat juang untuk mengisi kemerdekaan," ujar Farida,salah satu panitia penyelenggara.


Jasmi,selaku dewan pembina Oranye Production berharap dengan menampilkan seluruh kebudayaan yang ada di Indonesia,maka bisa semakin menumbuhkan jiwa persatuan dan kesatuan seluruh pemuda. Hingga akhirnya seluruh pemuda bisa mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari- hari melalui tindakan, sikap dan tutur kata.

 Mengenai Fashion show dan penilaian keluwesan dalam berpakaian adat karena selama ini masih banyak anak muda  yang belum pernah atau bahkan tidak tahu cara berpakaian secara baik dan benar. Untuk itu dengan diadakannya fashion show busana pakaian adat ini pemahaman tentang arti pelestarian kebudayaan dan nilai Nasionalisme bisa tumbuh dari diri para pemuda ditengah gencarnya pengaruh Globalisasi.

Radita airiesis,  salah seorang orang tua peserta mengungkapkan,sangat senang dengan diadakannya even fashion show di Grobogan."Disamping bisa mengasah kemampuan anak di dunia modeling,even ini juga bisa mengukur kemampuan anak untuk berani tampil di depan," jelas orang tua Keisya, juara favorit carnival 2016.

Selain lomba pakaian adat,panitia juga menyelenggarakan lomba batik carnival dari kelas anak-anak sampai remaja.(ire)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel