Empat Hari Menghilang,Lelaki Tua Ditemukan Tewas



GROBOGAN – Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki membuat gempar warga Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan,Sabtu (19/11). Mayat berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan dalam keadaan telentang,dengan hanya mengenakan celana pendek warna putih,berada di area persawahan dekat dengan proyek pembangunan milik KAI di Stasiun Ngrombo.

Mayat pertama kali ditemukan oleh Sutarno(51),yang merupakan pekerja proyek di stasiun Ngrombo.Warga Desa Depok yang baru saja memulai pekerjaannya ini melihat sesosok lelaki tergeletak tak jauh dari tempat dia bekerja.Karena curiga setelah beberapa lama dilihat diam saja,Sutarno mengajak temannya untuk melihatnya dari dekat.”Setelah saya dekati,ternyata sesosok mayat.Tubuhnya sudah kaku,hanya mengenakan celana pendek saja,” jelasnya.

Giyarto(47),saksi kedua menjelaskan, setelah diketahui penemuannya itu sudah meninggal.Keduanya langsung bergegas ke proyek dan memanggil beberapa warga yang lain.”Kemudian saya langsungbergegas  melaporkannya ke aparat Polsek Toroh,”tuturnya.

Warga yang mendengar berita tentang penemuan mayat, langsung memadati lokasi penemuan mayat.Tak lama kemudian, tim dari Polsek Toroh datang ke TKP bersama dengan tim inafis Polres Grobogan,serta tim medis dari Puskesmas Toroh. Setelah  dilakukan pemeriksaan oleh team medis Puskesmas Toroh, tidak diketemukan bekas penganiayaan dalam tubuh korban.Korban diketahui bernama KASDAN Bin MUHAMAD HERI (60), warga Depok selatan RT 006 RW 002 Desa Depok, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan.

Teguh Budi Utomo(37),yang merupakan anak korban mengaku langsung menuju lokasi penemuan mayat saat mendengar ada penemuan mayat di dekat Stasiun Ngrombo.Ternyata benar,mayat tersebut merupakan orang tuanya.Teguh menjelaskan bahwa bapaknya tersebut, telah pergi dari rumah selama 4 hari.Dia telah berusaha mencarinya,namun belum juga ketemu.”Bapak memang sering sakit-sakitan dan sudah pikun.Beberapa hari ini sudah kita cari kemana-mana namun tidak juga ketemu.Bapak ketemu malah kondisinya seperti ini,”ratapnya.

Kapolsek Toroh,AKP Sunaryo dalam keterangannya menjelaskan, mayat yang diketemukan di dekat Stasiun Ngrombo bukan korban pembunuhan,namun meninggal karena sakit. ”Di tubuh korban sama sekali tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Maka korban langsung kami serahkan ke keluarga,untuk segera dikebumikan,” terangnya.(ire)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel