Gerakan Nusantara Bersatu



PURWODADI - Kodim 0717/Purwodadi menggelar kegiatan Gerakan Nusantara Bersatu yang dilaksanakan berbarengan dengan upacara perayaan HUT ke-45 KORPRI dan HUT ke 71 PGRI yang dilaksanakan di Stadion Kridha Bhakti Purwodadi Kabupaten Grobogan, Rabu, (30/11).

Gerakan Nusantara Bersatu dengan tema “Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersama” ini atas prakarsa dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan sekaligus memerintahkan dijajarannya termasuk Kodim 0717/Purwodadi, agar pada Tanggal 30 Nopember 2016 untuk mengadakan kegiatan Gerakan Nusantara Bersatu. 

Ribuan massa menghadiri Stadion Krida Bakti Purwodadi ini. Kegiatan ini dihadiri seluruh Forkopimda Grobogan, pengurus dan anggota KORPRI, penggurus dan anggota PGRI, kepala desa, pimpinan organisasi politik, organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, budayawan dan seniman serta mahasiswa dan pelajar.

Dandim 0717/Purwodadi Letkol Arh Jan Piter Gurning sebagai penanggungjawab acara Gerakan Nusantara Bersatu ini tampak tegas dan menggebu-gebu dalam menyampaikan orasi. “Lambang Bhinneka Tunggal Ika menunjukkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang heterogen. Baik aspek agama, budaya maupun ras dan suku bangsa,” ungkapnya. 
Terutama dengan dicetuskannya ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. “Pada waktu itu seluruh pemuda dari berbagai kesatuan aksi, seperti Jong Java, Sumatera Bond, Jong Celebes dan sebagainya mengikrarkan diri dalam satu sumpah yang disebut sumpah pemuda, yang menjunjung tinggi satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa Indonesia” lanjutnya.

Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni SH, MM, dalam sambutannya mengatakan, adanya apel hari ini merupakan sesuatu yang istimewa. Dikarenakan adanya tiga pelaksanaan dalam satu apel sekaligus, diantaranya upacara Peringatan HUT ke 45 KORPRI, HUT ke 71 PGRI, disatukan dengan apel Gerakan Nusantara Bersatu sebagai gerakan nasional yang dilaksanakan secara serempak di penjuru tanah air.  

“Hari ini terasa sangat istimewa, mungkin hanya di Kabupaten Grobogan yang melaksanakan tiga acara besar secara bersamaan. Dan inilah sesungguhnya makna dari sebuah kebersamaan,” jelasnya.


Bupati juga menyampaikan orasi bersama jajaran Forkopimda lainnya di atas mimbar bahwa Indonesia adalah milikku, milikmu, dan milik kita bersama. Sehingga keuntuhan NKRI adalah harga mati.
“Terkait dengan berita adanya rencana aksi damai 2 Desember nanti, saya menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat di Grobogan untuk tidak terpengaruh dan tetap melaksanakan kegiatan rutin di lingkungan masing-masing. Mari kita menjaga situasi kondusif daerah ini, dan menciptakan rasa damai serta cinta tanah air,” ungkap Bupati.

Usai orasi dilaksanakan, ada acara tambahan pembacaan puisi oleh Guru dan pelajar, formasi pancasila dari paskibraka Grobogan, kesenian daerah, marching band dan band penghibur. (ire)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel