Minim Pengawasan, Seorang Anak Tewas Tertabrak Motor


GROBOGAN – Orang tua  memang harus melakukan penjagaan lebih kepada buah hatinya. Jangan sampai kejadian tewasnya Cheri putri anggraini(5) putri dari Indarto warga Dusun Pulo, desa Mangin, Kecamatan karangrayung terulang. Cheri yang hendak menyeberang jalan tertabrak sepeda motor yang kebetulan melintas.


Kejadian bermula saat korban bersama neneknya pergi ke sawah. Namun tanpa sepengetahuan neneknya, korban menyeberang jalan hendak membeli roti bakar. Namun saat bersamaan dari arah timur melintas sepeda motor honda supra fit bernomor polisi K 2341 SF dengan kecepatan tinggi. Karena jarak yang terlalu dekat, pengendara motor tidak mampu menghentikan motornya, sehingga tabrakan tidak terelakkan. “Suara motor terjatuh terdengar keras sekali,” ungkap Edi, pengendara yang kebetul;an melintas.

Korban ikut terseret sepeda motor sejauh 10 meter. Pengendara sepeda motor diketahui bernama Faisal Amin(17), mengalami luka di dagu dan kaki lecet dan dilarikan ke Puskesmas Karangrayung.“Tubuh korban terbawa motor nyampai sana,” terang Edi sambil menunjukkan posisi korban terakhir.


Korban Pejalan kaki mengalami luka cukup serius, akhirnya meninggal saat sampai di Puskesmas Karangrayung. “Kaki kiri patah, wajah lecet, tangan lecet, kepala atas robek, tidak sadar snya tidak tertolong saat dibawa ke Puskesmas,” jelas Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Pandji Gede Prabawa.

AKP Panji menambahkan, korban lakalantas di Kecamatan Karangrayung, tepatnya di Jl. Umum Karangrayung – Sedadi KM 3,700,Dusun Pulo, Desa Mangin, Kecamatan Karangrayung akibat kurang pengawasan terhadap anak. “Kami himbau agar orang tua memberi pengawasan lebih kepada anaknya. Apalagi jika berada di jalan raya,” pungkasnya.(IYA)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel