Menteri PUPR Tengok Bendung Klambu


GROBOGAN- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Mochamad Basoeki Hadimoeljono meluangkan waktunya untuk mengunjungi pembanguan jembatan dan normalisasi Bendung Klambu yang dibiayai dari APBN,kemarin.

Setelah melihat progres pembangunan Bendungan Klambu itu, dia optimis proyek multi years akan rampung pada akhir 2018 nanti. Hal itu disampaikannya ketika melakukan kunjungan ke proyek Waduk Klambu, Kamis (16/2). “Bendung Klambu yang dibangun sejak tahun 80-an tentunya perlu dilakukan perbaikan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kebocoran yang mengurangi debit air untuk mengairi 64.000 hektar sawah,” jelas Basoeki.

Kunjungan kerja yang dilakukan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tersebut didampingi oleh Bupati Kuningan Hj. Sri sumarni, Kepala PUPR Grobogan Subiyono, Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning dan Dandim 0717 Kapten Arh Jan Pieter Gurning.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono mengaku optimis bahwa Bendungan Klambu akan selesai tepat pada waktunya yaitu pada akhir 2018 nanti.“Saya yakin untuk proyek normalisasi bendungan ini akan selesai akhir 2018 nanti ,” kata Basoeki.

Disebutkan Basoeki bahwa progres pembangunan Bendungan Klambu saat ini baru mncapai 45  persen.“Total anggaran pembangunan Bendungan Klambu ini semua dari APBN dengan jumlah sekitar Rp 1,6 Triliyun,” kata Basoeki.

Pembangunan jembatan yang melintasi sungai serang ditargetkan selesai tahun 2017 ini. Pembangunan jembatan ini  dilakukan mengingat jumlah warga yang melintas diatas jembatan lama sangat banyak. “Selama ini bendungan dimanfaatkan warga untuk jalan tembus. Karena dengan adanya bendungan ini bisa menghemat jarak sekitar 23 km. Jadi mulai tahun kemarin kita bangun jembatan baru di sebelah bendungan,” jelas Basoeki.

Sementara itu, Bupati Grobogan menginginkan pembangunan Bendungan Klambu atau lebih dikenal bendung Kletak cepat selesai dan bisa segera dimanfaatkan.“Saya berharap pembangunan bendung dan jembatan ini akan cepat selesai dan bisa dimanfaatkan warga. Karena dengan adanya bendungan ini akan sangat berguna sekali dalam penyediaan air untuk lahan pertanian  baik untuk wilayah Grobogan dan sekitarnya,” jelasnya.(IYA)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel