Pasar Unggas Jadi PR Kadisperindag Baru



GROBOGAN- Baru menjabat sebagai Kepala Disperindag, Karsono sudah mendapat pekerjaan rumah dari Bupati Grobogan, Sri Sumarni. Selain pasar pagi yang memiliki sedikit permasalahan, Pasar Unggas di Nglejok menjadi salah satu permasalahan yang harus diselesaikan pejabat baru ini.
Sri Sumarni menuturkan, permasalahan di  pasar pagi, seperti pedagang tidak dapat lapak ataupun kios untuk segera dipecahkan. “Saya mendapatkan laporan jika ada kios yang saat ini belum dibuka, dibeli keluarganya Bupati. Jelas ini tidak benar. Kadisperindag harus bisa mengusut ini,” jelasnya.

Mengenai Pasar Unggas,Sri Sumarni menjelaskan bahwa Pengurus Paguyuban Pasar Glendoh  sudah menghadap bupati, intinya mau pindah asal dikumpulkan dengan pasar pagi. Namun saat ini telah dibangunkan pasar unggas baru di Nglejok. “Harus pendekatan dengan pedagang, harus duduk bersama. Pasar Unggas yang telah menghabiskan anggaran negara harus digunakan, walaupun itu bukan untuk relokasi pasar Glendoh. Pasar burung yang saat ini belum memiliki tempat permanen bisa juga kita tempatkan di pasar unggas. Namun juga masih perlu kajian,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Karsono, menjelaskan jika rencana pembangunan untuk  penataan  perkotaan harus melakukan pemindahan pasar. Pihaknya akan melakukan pendekatan kepada para pedagang dan memberikan pengertian bahwa rencana penataan kota diharuskan memindahkan pasar. “Kita akan melakukan pendekatan kepada para pedagang. Saat ini sudah ada tempat yang sudah di bangun, sudah dilengkapi fasilitas yang memadai,” tuturnya.

Kurangnya kios akan dipersiapkan tempat dulu, akan dibangun agar siap ditempati. “Kalau memang tidak mampu menampung bisa juga dibangun agar muat. Bisa juga pasar unggas dimanfaatkan untuk lokasi pasar burung yang saat ini berada di kawasan GOR Simpang Lima Purwodadi. Perlu kajian lebih lanjut,” pungkasnya. (iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel