Seorang Pria Meninggal dengan Wajah Membiru di Kamar Kos, Kenapa?



PURWODADI,Grobogantoday.com- Tewasnya seorang pria tanpa identitas di kamar kos, jalan Cempaka 2 Purwodadi gegerkan warga, Kamis (1/2/ 2018).  Menurut keterangan pemilik kos, pria tersebut merupakan kekasihnya yang baru sebulan menempati kos-kosan miliknya. Saat pertama kali ditemukan, kondisi korban  tengkurap, wajah berwarna kebiru-biruan. Untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,  saat ini jenasah korban dibawa ke RSUD Purwodadi untuk diotopsi.  

Mendapatkan laporan, polisi langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah tkp dan proses identifikasi. Garis polisi dipasang di lokasi kejadian. Setelah dilakukann proses identifikasi, korban diketahui bernama Harry Sugeng Kusbintoro, warga Kutai, kalimantan Timur. Korban kemudian di bawa ke RSUD Purwodadi untuk dilakukan otopsi. Warga sekitar tidak tahu pasti keberadaan maupun identitas korban. “Usia korban sekitar 60an. Tadi kondisinya tengkurap, tinggi kurus, bajunya coklat,” jelas Joko Lewung, Ketua RW 13.

Menurut Joko Lewung, pemilik kos yang mengaku sebagai kekasih korban, tidak pernah melaporkan penghuni kosnya ke rt maupun rw setempat. “Disini pemilik kos tak pernah lapor ke RT atau RW. Ditegur malah marah,” ungkapnya.


Suwarti, pemilik kos yang selalu berbelit-belit saat dimintai keterangan polisi mengaku sebelum kejadian sempat cekcok dengan korban, namun pemilik kos mendiamkan korban, hingga akhirnya di ketahui sudah tewas di kamar kosnya. “Dia pacar saya, sudah layaknya seperti suami istri. Biasanya dia tidur disini, tapi malam tadi tidur di kamarnya. Malah pagi ini ditemukan sudah meninggal dunia,” akunya.


Nur Hudi, salah seorang teman korban mengaku, sehari sebelum kematian korban, korban sempat menelponnya. Korban mengeluh  sedang tidak enak badan. “Kemarin sore telpon saya, badannya tak enak. Malah waktu kesini sudah begini,” katanya.


Polisi belum bisa memberi keterangan terkait penemuan pria tewas di kamar kos. Saat ini polisi masih memintai keterangan para saksi dan menunggu hasil otopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. (RE)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel