Kampung KB Harus Munculkan Kewirausahaan



TOROH,Grobogantoday.com- Masyarakat harus bahu-membahu membangun kampung KB. Kesejahteraan masyarakat bisa terwujud  jika  seluruh elemen ikut bergerak dengan memunculkan kewirausahaan. Demikian diungkapkan Agus Pujiyanto, Kabid Advokasi Penggerakan Informasi BKKBN Jawa Tengah saat menghadiri Sosialisasi Dan Pengembangan Program Lini Lapangan Di Kampung KB Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, kemarin. “Kampung KB harus sukses. Jika ada yang belum sekolah, harus saling bantu,” katanya.

Ia mengatakan, semua titik fokus program pemerintah sekarang ini  tertuju ke Kampung KB. Kampung KB merupakan  upaya meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat menuju Indonesia sejahtera dengan sasaran adalah keluarga. "Tujuan program Kampung KB yaitu meningkatkan kualitas hidup keluarga dan mayarakat. Di Kampung KB, pembangunan yang dilakukan  terintegrasi lintas sektor," jelasnya.

Dia menambahkan, ada tiga pembangunan yang strategis dan menjadi prioritas dilakukan di Kampung KB, yaitu pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan kualitas sumber daya manusia.

Dalam kesempatan tersebut,Suparjo, Sekretaris BP3AKB Kabupaten Grobogan  menjelaskan bahwa Kampung KB merupakan miniatur dari program berbagai sektor. Dengan membangun dari pinggiran, yakni dari kampung KB. Tak hanya untuk kesejahteraan masyarakat saja, tetapi juga membangun lingkungan dan perekonomian. “Perlu ada pemberdayaan ekonomi keluarga, harus ada peningkatan usaha. Keluarga harus diberi ketrampilan sehingga bisa  membuka peluang usaha. Harapannya menjadi pilot proyek untuk pengembangan selanjutnya. Pinggiran yang sebelumnya belum tersentuh akan berkembang,” ungkapnya.
               

Menurutnya, program KB tidak hanya membentuk keluar kecil dua anak cukup, tetapi juga mencapai keluarga bahagia dan sejahtera. “Maka harus muncul kewirausahaan. Kalau belum ada, harus dimunculkan.M asyarakat harus bahu membahu membangun kampung KB, jika berhasil dikembangkan, harus ditularkan ke kampung yang lain,” ujarnya.

Pihaknya berharap, tahun mendatang kampung KB lebih meningkat. Ada pokja yang merancang kegiatan, yang mampu membantu yang kurang mampu. “Tak lagi ada keluarga yang tak mampu yang gak bisa menyekolahkan anaknya,” pungkasnya. (RE)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel