-->
yQRsgXYtnqhElJ0qG98ow6B0hsUDuvl7mVOesb9a
Pedagang Pusat Kuliner Purwodadi Mogok Jualan 2 Hari, Ada Apa?

Iklan Billboard 970x250

Iklan 728x90

Pedagang Pusat Kuliner Purwodadi Mogok Jualan 2 Hari, Ada Apa?



PURWODADI, Grobogantoday.com Sudah dua hari ini Pusat Kuliner Purwodadi tampak lengang. Beberapa pengunjung harus memendam kekecewaan, pulang dengan perut keroncongan saat mendapati semua kios penjaja makanan libur.  Hal ini dilakukan sebagai wujud protes pedagang terhadap juru parkir yang memungut biaya melebihi aturan.

“Kompak saja dengan teman-teman yang lain. Sampai kapan kita elum tahu,” kata Doyok, salah seorang penjual di Pusat Kuliner Purwodadi kepada Grobogantoday.com, Jumat(12/4/2019).

Saat Grobogantoday.com menyambangi lokasi,  di pintu masuk diletakkan tong sampah dan sebuah tulisan “PKP LIBUR” terpampang di portal.  Beberapa kursi pun diletakkan di jalan, sehingga akses masuk tertutup. Spanduk berukuran 1 x 2 meter bertuliskan ‘Tarif Parkir Jujur, Pusat Kuliner Purwodadi Makmur’ pun terpasang di area parkir pusat kuliner.



Sementara itu, Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Grobogan Adi Sucipto kepada wartawan menyatakan bahwa aksi tersebut sebagai aksi kekecewaan pedagang  pengelola parkir. Pengelola menarik biaya parkir tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga  dikeluhkan pengunjung.

“Sesuai aturan yang terpasang dalam papan pengumuman, tarif parkir sepeda motor Rp1.000 dan mobil Rp 2.000. Namun, dalam pelaksanaan di lapangan, seringkali seringkali tarif parkir sepeda motor dipungut Rp 2.000. Kemudian, untuk pemilik mobil sering dikasih Rp 5.000 tetapi tidak ada pengembalian,” jelasnya.

Menurutnya, pedagang khawatir jika terus berlanjut akan berdampak pada pengunjung. “Jika ini dibiarkan, lama-lama pengunjung enggan kesini. Sudah kita komunikasikan dengan dinas terkait. Namun belum disikapi,” ungkapnya. (RE)


Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment

Iklan Tengah Post