Kerusakan Alun-alun Semakin Parah



GROBOGAN – Kerusakan di beberapa titik di Alun-alun Purwodadi sampai saat ini belum ada tanda-tanda diperbaiki.  Kerusakan terlihat semakin bertambah seiring pemakaian alun-alun sebagai fasilitas publik. Pohon palem yang pernah disorot Bupati Grobogan pun belum diganti dengan tanaman yang baru. Dana revitalisasi senilai 10,3 M tidak ada alokasi untuk sarana dan pra sarana penunjang.

Dari hasil pantaun Grobogan Today di lapangan, kerusakan bertambah di beberapa tempat, lantai tegel pecah di beberapa tempat, serta ada beberapa batu alam yang terlepas. “Gimana masangnya ya, baru berapa hari kok sudah pada lepas. Wah, payah banget pembangunannya,” keluh Mahmud, warga Toroh yang kebetulan di lokasi.

Keberadaan tempat sampah juga menjadi masalah yang dikeluhkan warga. Padahal keberadaan tempat sampah sangat menunjang kebersihan alun-alun.”Saya muter-muter mencari tempat sampah gak ketemu. Mau buang sampah aja kok repot kayak gini,” keluh Dewi.

Hal yang sama dikeluhkan para PKL alun-alun, volume sampah yang cukup tinggi namun tidak diimbangi dengan keberadaan tempat sampah. “Bingung juga mau buang sampah. Saat ini kita buang sampah di tempat sampah di seberang jalan. Kami berharap, tempat sampah segera disediakan di area alun-alun, sehingga kami tak kerepotan membuang sampah,” tutur Aris, salah seorang PKL alun-alun.

Terpisah , Kasi Penanganan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Grobogan, Noer Rochman menyatakan, pengadaan tempat sampah dikira merupakan bagian dalam proyek revitalisasi alun-alun. Namun ternyata tidak ada alokasi anggaran untuk pengadaan tempat sampah.”Saat ini kami sudah menyiapkan tempat sampah untuk ditaruh di kawasan alun-alun. Sekarang ini masih menunggu proses, dalam waktu dekat sudah jadi,” terangnya.(IYA)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel