Longsor, Jembatan Hanya Diperbaiki Seadanya


GROBOGAN – Curah hujan yang cukup tinggi akibatkan akses jembatan di Desa Nglobar, Kecamatan Purwodadi nyaris putus. Hal ini sudah berlangsung sebulan, namun belum ada penanganan dari dinas terkait. Sehingga mobilitas warga di desa tersebut terganggu, karena kendaraan roda empat tidak bisa melintas.

Longsor jembatan di sisi sebelah timur jembatan sudah berlangsung di akhir bulan Februari. Pihak desa pun sudah melaporkannya kepada Dinas PUPR, namun sampai saat ini belum ada penanganan. Demikian diungkapkan Kepala Desa Nglobar,. Mugiyono, saat dihubungi Harian Pati. “Setelah longsor, kami dari pihak desa sudah melaporkannya kepada Dinas PUPR. Pihak PUPR pun sudah mengecek lokasi, namun sampai saat ini belum ditangani,” ungkapnya.

Mugiyono menambahkan, agar akses  jalan tidak terputus, pihaknya telah menutup longsoran dengan material batu. “Jalan yang termakan longsoran sekitar satu meter. Sehingga sisa jalan yang bisa dilewati hanya 1 meter saja. Otomatis roda empat tidak bisa melintas. Kami sudah berusaha menutup longsoran dengan batu, namun terus terkikis,” jelasnya.


Pihak desa pun telah memberi trucuk penahan bambu disekitar longsoran agar longsor tidak semakin meluas. Namun karena curah hujan masih cukup tinggi,  longsor semakin parah. “Warga telah bergotong-royong membuat penahan dari bambu. Namun itu belum efektif, badan jalan masih saja tergerus air,” jelas Mugiyono.

Jembatan yang merupakan akses penghubung antar desa ini nyaris lumpuh, karena jalan ini merupakan akses satu-satunya. Jika terputus, warga harus memutar sekitar 2 kilometer. “Kami berharap, ambrolnya jalan segera diperbaiki. Sehingga warga tidak harus memutar arah jika membawa hasil panennya,” pungkas Kades Nglobar. (iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel