Permintaan Sapi Jelang Lebaran Meningkat


GROBOGAN- Permintaan hewan sapi  mendekati datangnya lebaran 2017 meningkat.  Tak hanya untuk kebutuhan lokal saja, namun distribusi hewan sapi ini juga ke beberapa kota kabupaten di sekitar. Peningkatan terbesar biasanya terjadi saat H-1 lebaran. Demikian diungkapkan Riyanto, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Kabupaten Grobogan, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/6). Ia menjelaskan, permintaan hewan pedaging seperti sapi mengalami permintaan cukup tinggi.

“Transaksi terbesar terjadi di pasar  Hewan Kunden, Kecamatan Wirosari. Dalam sehari, diperkirakan ada transaksi 1.000 ekor terjadi transaksi dalam sehari. Sedangkan Danyang, Kecamatan Purwodadi dalam sekali pasaran sebanyak 200 ekor hewan laku,” urainya.

Transaksi di dua pasar terbesar tersebut, dilakukan sepekan dua kali yakni pasar hewan Kunden, Wirosari tiap pasaran Kliwon sedangkan pasar hewan Danyang, Purwodadi tiap pasaran Wage.  Tingginya permintaan, dikarenakan Kabupaten Grobogan merupakan salah satu daerah dengan angka arus mudik yang cukup tinggi, banyak warga Grobogan yang merantau keluar daerah. Sehingga permintaan daging akan meningkat. “Biasanya kalau ada saudara yang mudik disuguhi menu makanan dari daging,” ungkapnya.

Hewan sapi yang paling banyak diminati yakni sapi dengan ukuran besar, diatas 350 kilogram. Dimana, sapi dengan bobot besar kemungkinan dicari karena adanya sejumlah warga yang melakukan transaksi dengan sistim kroyokan.“Kenaikan harga berkisar 10% seperti sapi yang dulunya dijual dengan harga Rp 17,5 juta biasanya ada pernikatan harga sebagai konsekuensi pasar bisa mencapai Rp 19 jutaan,” tambahnya.

Pariyem, salah seorang warga Pulokulon mengaku, untuk bisa mendapatkan daging sapi pada saat lebaran, dirinya melakukan pembelian dengan sistim patungan. “Kita satu RW patungan. Gak mungkin kan satu keluarga beli satu ekor sapi. Kalau patungan, jatuhnya lebih murah,” tuturnya. (iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel