Belum Sebulan, Dam Parit Rusak Parah


RUSAK: Salah seorang warga melihat kondisi DAM parit  di Desa Karangpahing, Kecamatan Penawangan yang mengalami kerusakan.

PENAWANGAN
- Pembangunan dam parit di Desa Karangpahing, Kecamatan Penawangan yang bersumber dari dana DAK(Dana Alokasi  Khusus) fisik reguler bidang pertanian senilai 340,7 juta Rupiah sudah mengalami kerusakan cukup parah sebelum dilakukan serah terima proyek. Kendati baru selesai akhir September ini, namun bangunan ini sudah mengalami kerusakan berat. Kerusakan ini diduga akibat buruknya kualitas bangunan.

Dari pantauan di lapangan Grobogan Today , kerusakan terjadi di sisi sebelah timur, retakan terjadi di dua titik yang memanjang dari atas sampai bawah sehingga membuat bangunan terpisah menjadi tiga bagian. Jarak antara kedua titik yang mengalami retakan sekitar 15 meter. Sehingga dinding dam antara kedua retakan tak lagi berdiri tegak. Dinding  condong ke sisi luar parit.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pertanian Grobogan, Edhie Sudaryanto mengaku sudah mendapatkan laporan tentang rusaknya bangunan  yang dikerjakan oleh CV Karya Tiga Putra yang beralamat di Desa Kemloko, Kecamatan Godong. Ia cukup kaget dengan rusaknya bangunan yang menggunakan dana APBD Kabupaten Grobogan ini. Pihaknya tak mau kecolongan dengan buruknya kualitas bangunan. Ia akan segera melaporkannya kepada TP4D sebelum dilakukan serah terima proyek enam bulan mendatang. “Memang saat ini masih tahap pemeliharaan. Pemegang proyek harus melakukan perbaikan sebelum dilakukan serah terima. Namun kejadian ini akan kami laporkan kepada TP4D,” katanya.

Dihubungi terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwodadi Edi Hardojo menyambut positif informasi kerusakan proyek Dam saluran air Karang Pahing, Kecamatan Penawangan. Untuk fungsi pengawasan di TP4D, Kajari mengaku akan langsung memerintahkan jajaran untuk mengecek kelokasi. “Langsung dicek ke lokasi,” ungkap Kajari. (iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel