Diduga Korsleting, Rumah di Ngraji Ludes Terbakar


PURWODADI- Kebakaran telah menghabiskan sebuah rumah di Desa Ngraji RT 7 RW 2, Kecamatan Purwodadi, Jumat (13/10). Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian ditaksir mencapai 150 juta Rupiah.Rumah yang terbakar diketahui milik Sarjono(50), warga Desa Ngraji. Rumah  korban hanya dihuni istri  dan anak-anaknya. Saat kejadian korban sedang berada diluar kota.

Kejadian bermula saatSobariah(49), tetangga korban sedang mengobrol dengan suaminya sambil memijat kemudian terdengar suara ledakan. Kemuduan ia keluar rumah dan melihat rumah korban sudah terbakar. “Saat mendengar ledakan, saya langsung keluar rumah. Rumah Pak Sarjono sudah terbakar,” jelasnya.

Sekitar pukul 22.30 WIB, api sudah membesar. Api berasal dari bagian dapur yang jadi satu dengan kandang sapi. Monika(19), yang juga tetangga korban keluar rumah sambil berteriak kebakaran dan meminta bantuan kepada warga. “Saat sampai sini, api sudah cukup besar.Saya langsung teriak minta tolong,” tutur Monika kepada wartawan.

Melihat kobaran api membumbung tinggi, Monika sontak berteriak kobong-kobong meminta tolong warga. Teriakannya membangunkan beberapa warga di sekitar lokasi kebakaran. “Saya berteriak sekencang-kencangnya agar warga bangun. Jam segini kan saatnya enak tidur,” tuturnya.

Warga pun berdatangan, mereka berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Mereka pun berusaha agar api tidak merembet ke rumah di sebelahnya, karena jarak rumah korban dengan rumah di sebelahnya berhimpitan. Sedangkan warga yang lain berusaha menghubungi pemadam kebakaran dan membangunkan penghuni rumah. “Kami berusaha semampu kita agar api tidak merembet ke rumah yang lain,” tutur Joko, warga yang ikut memadamkan api.


Selang satu jam, empat mobil pemadam kebakaran datang. Api berhasil dipadamkan, namun seluruh rumah hangus terbakar .Berkat bantuan warga, api tak sempat merembet ke rumah yang lain.  Akibat kejadian ini, dua rumah milik korban hangus terbakar bersama seluruh perabotan, satu buah sepeda motor dan satu ekor sapi. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar 150 juta Rupiah. “Api diduga berasal dari korsleting listrik,” jelas Kapolsek Purwodadi, AKP Sugiyanto. (iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel