Penerimaan Dana Desa Kabupaten Grobogan Naik 19 M


PURWODADI,Grobogantoday.com- Penerimaan dana desa tahun 2018 Kabupaten Grobogan mengalami kenaikan dari pada tahun sebelumnya. Tahun ini, menerima sekitar Rp 248 miliar, atau bertambah Rp 19 miliar dari penerimaan pada tahun sebelumnya, yakni sekitar Rp 229 miliar. Demikian diungkapkan Kepala Dispermasdes Grobogan Sanyoto saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis(25/1/2018). “Penerimaan dana desa meningkat Rp 19 miliar dari tahun sebelumnya,” ungkapnya.



Sanyoto menjelaskan, kenaikan ini karena adanya format baru dalam penyaluran alokasi dana desa. Dimana dalam format tersebut berubah menjadi 77 % dibagi rata, 20 % disesuaikan kondisi desa, dan 3 % untuk afirmatif desa tertinggal dan sangat tertinggal.  “Untuk format lama, pembagiannya 90 persen dibagi rata, sementara 10 persen disesuaikan dengan kondisi desa. Sekarang rumusannya berubah menjadi 77
 persen dibagi rata, 20 persen kondisi desa, dan tiga persen afirmatif desa tertinggal dan sangat tertinggal. Jelas ini memberikan keuntungan bagi Kabupaten Grobogan, karena mendapatkan penambahan hingga Rp 19 miliar,’’ jelas.


Kabupaten Grobogan termasuk dari 15 kota/kabupaten di Jawa Tengah yang masih masuk di zona merah, lanjut Sanyoto, membuat  desa-desa miskin dan sangat miskin di Grobogan mendapatkan tambahan anggaran. “Namun tidak  semua desa di Grobogan mengalami kenaikan penerimaan dana desa. Ada juga yang justru menurun, tapi tidak seberapa,’’ ujar Sanyoto.


Sanyoto menambahkan, saat ini  dana desa sudah siap untuk dicairkan, tinggal menunggu persyaratan dari masing-masing desa. ‘’Kalau syarat-syarat sudah siap maka dana desa siap cair.  Perbup sudah jadi dan segera diedarkan ke kepala desa untuk acuan pelaksanaan serta penggunaan dana desa. Kami harap desa benar-benar memahami dan tidak melakukan penyimpangan dalam pelaksanaan serta pengunaannya,’’ katanya. (RE


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel