Warung dan Cafe Penjual Miras Dirazia


GROBOGAN,Grobogantoday.com– Polres Grobogan mengerahkan personelnya untuk melakukan razia peredaran miras di wilayah Kabupaten Grobogan, Kamis(19/1/2018)malam. Hasilnya, polisi berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras ilegal dari berbagai merek.Polisi juga menemukan minuman alkohol tradisional yakni arak maupun miras oplosan, yang sangat membahayakan dari sejumlah warung yang dioperasi.

Kapolres Grobogan melalui Kasat Sabhara, AKP Lamsir menyatakan, kegiatan ini dilakukan mengantisipasi gangguan kamtibmas, Sebab sejauh ini, miras tersebut merupakan penyebab utama adanya pelanggaran keamanan dan ketertiban masyarakat.


”Sebagai antisipasi agar miras tidak beredar luas akan kami gencarkan razia setiap malam. Dari kegiatan selama beberapa hari ini, sudah ada ratusan botol miras yang kita amankan,” kata Kasat Sabhara Polres Grobogan AKP Lamsir yang memimpin langsung operasi.

Miras yang disita terdiri dari berbagai merek. Ada pula miras tradisional jenis arak dan minuman oplosan yang dikemas dalam dalam botol air mineral. Ditegaskan, beragam jenis miras tersebut tidak memiliki izin edar. Bahkan beberapa diantaranya masuk kategori berbahaya bagi tubuh manusia jika dikonsumsi.

Adapun pemilik warung dan cafe karaoke yang menjual miras yakni, Soewarno(61) bertempat di Sepanjang Jl. Penawangan – Sedadi, Kusmiyati binti Samiran(Alm) bertempat di Jl. Bhayangkara No. 54, Gubug, Een Winingsing(27)  bertempat di Cafe NN Jl. Raya Gubug – Semarang, Jatminingsih bertempat di Tegowanu Kulon RT 06/03, Tegowanu dan Roni (40)bertempat di Cafe Mrapen Indah.

“Beberapa tersangka yang jadi pengedar atau penjual miras, selanjutnya akan kami sidangkan Tindak Pidana Ringan(Tipiring) di Pengadilan Negeri Purwodadi, karena melanggar Perda Kabupaten Grobogan Nomor 15 Tahun 2014 Tentang ketertiban umum. Untuk razia miras ini akan kami lakukan sampai dengan pelosok pedesaan,” imbuhnya.(RE




Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel