Akibat Semburan, PT Nureka Telan Kerugian Rp 1 Miliar



GABUS,Grobogantoday.com- Akibat semburan gas di sumur 22 pengeboran minyak di Desa Bendoharjo, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, PT Nureka mengaku menelan kerugian hingga Rp 1 miliar. Demikian diungkapkan Ali Maghfur, Field Manager PT Nureka saat ditemui Grobogantoday.com di lokasi pengeboran minyak, Rabu(7/2/2018). “Setiap hari kita kehilangan lebih dari 55 barel tiap harinya. Kerugian bisa mencapai Rp 1 miliar,” jelasnya.

Menurutnya, semburan ini akibat adanya kran bocor. Semburan ini didominasi gas dan minyak. Limpasan minyak yang menyembur, mengalir ke aliran air di kawasan eksplorasi yang ada di dalam hutan tersebut. Semburan, terjadi sejak Senin (5/2) sekitar pukul 16.00. Semburan yang saat ini cukup tinggi, dimulai adanya semburan kecil. Tidak mengecil, namun, sehari berikutnya, semburan makin membesar. Pihaknya sempat melakukan kran yang sesuai spesifikasi telah dipesan sejak dua minggu lalu."Semburan didominasi gas. Sebelumnya kami sudah mendeteksi adanya kebocoran di kran itu. Kami pun langsung memesan kran sesuai spesifikasi yang ada. Namun, untuk membutuhkan waktu itu harus menunggu waktu," katanya menjelaskan.

Menurutnya, semburan gas itu lantaran proses perbaikan kran pada pipa pengeboran yang mengalami kebocoran. Upaya penanganan darurat sudah sempat dilakukan dengan memasan klem besi. Hanya, pemasangan tersebut tidak bisa menuntup secara sempurna."Jadi kejadian ini bukan sebuah musibah. Dalam proses pengeboran minyak, adanya semburan gas sudah jadi satu paket dan hal ini perlu dimengerti," ujarnya.

Saat ini, sumur 22 yang mengalami semburan dipasangi garis polisi agar warga tidak mendekat ke lokasi. “Kita mengedepankan keamanan agar siapapun tidak mendekat, karena lokasi berbahaya,” tambahnya.(RE)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel