-->
yQRsgXYtnqhElJ0qG98ow6B0hsUDuvl7mVOesb9a
Pria Tertabrak Kereta di Panunggalan Ternyata Warga Desa Rejosari

Iklan Billboard 970x250

Iklan 728x90

Pria Tertabrak Kereta di Panunggalan Ternyata Warga Desa Rejosari

Petugas kepolisian mengevakuasi korban tertabrak kereta api.

GROBOGANTODAY - Identitas pria yang tertabrak kereta api dan terpelanting ke bawah jembatan di Dusun Ngampel, Desa Panunggalan, Kecamatan Pulokulon, Grobogan akhirnya diketahui. Jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Demikian diungkapkan Kapolsek Panunggalan, Iptu I Ketut Sudiarta saat dihubungi Grobogantoday.com, Rabu(15/12/2021).


" Korban diketahui bernama Yanto(40), warga Dusun Krajan RT 1 RW 5, Desa Rejosari, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan," ujar kapolsek.


Sebelumnya, seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia dibawah jembatan jalur kereta api, tepatnya di Dusun  Ngampel, Desa Panunggalan, Pulokulon, Grobogan, Selasa(14/12/2021) sekitar pukul 11.30 WIB. Korban memiliki ciri-ciri berusia sekitar 40 tahun,memakai celana panjang warna hitam dan menggunakan baju lorek-lorek warna merah marun. Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Purwodadi untuk dilakukan visum.


Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Grobogantoday.com, sekitar pukul 11.30 WIB, Ridwan (45) dan Assumantoro (27)  sedang memancing di sungai, di bawah jembatan  kereta api nomor 114. Mereka melihat ada orang tertabrak kereta api di atas jembatan dan  terpelating  jatuh ke bawah  jembatan.


Melihat kejadian tersebut, keduanya langsung melaporkannya ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke Mapolsek Panunggalan.Mendapatkan laporan tersebut, Kapolsek Panunggalan IPTU I Ketut Sudiarta bersama anggotanya, tim Inafis Polres Grobogan, tim medis Puskesmas Pulokulon 1 mendatangi lokasi kejadian.  


" Korban tidak membawa identitas. Berjenis kelamin aki-laki, umur kurang lebih 40 tahun.Tubuh korban bagian dada sebelah kiri mengalami luka robek pajang 25 cm, lengan tangan kiri korban patah, telinga kanan bagian bawah robek, kepala bagian atas pecah dan gigi patah. Karena korban tidak  membawa identitas, selanjutnya dibawa ke RSUD Purwodadi untuk dilakukan visum et repertum," jelas Kapolsek Panunggalan, IPTU I Ketut Sudiarta.


Di pakaian korban ditemukan sebuah cas handphone warna putih, HT kecil warna hitam dan Handphone merk Samsung warna putih.


" Bagi yang merasa kehilangan anggota keluarganya, bisa menghubungi Polsek Panunggalan," kata IPTU I Ketut Sudiarta.

Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment

Iklan Tengah Post