Antisipasi Beredarnya Petasan Berbahan Alquran, Polres Grobogan Lakukan Razia


PURWODADI- Adanya  sebuah kasus yang mencengangkan, yakni pembuatan petasan dengan bahan baku menggunakan kertas Al-Qur’an membuat aparat  Polres Grobogan mengambil tindakan. Tak ingin ada kejadian serupa terjadi di wilayahnya, jajaran Polres Grobogan menggelar razia secara serentak di beberapa titik penjualan petasan dan kembang api, Jumat (2/6).

Kasat Sabhara Polres Grobogan, AKP Lamsir yang memimpin langsung razia menjelaskan, kegiatan yang dilakukan ini demi menjaga suasana kondusif di masyarakat. “Mengingat momennya adalah bulan puasa, dimana bulan ini merupakan bulan yang sangat spesial bagi umat Islam. Kami tidak ingin ada keresahan terjadi di masyarakat sehingga ibadahnya terganggu,” katanya.

Pihaknya menegaskan, peredaran petasan setiap bulan ramadan tiba, jangan sampai menimbulkan keresahan. Apalagi dengan bahan pembuatannya menggunakan kertas Al-Qur’an, yang tentunya dapat berpotensi menjadi polemik baru. “Kami tak ingin timbul keresahan di masyarakat. Soalnya ini agak sensitif, jangan sampai ditunggangi pihak-pihak tertentu,” imbuhnya.

Dari beberapa titik yang menjadi sasaran razia, tidak ditemukan petasan yang terbuat dari bahan baku Al-Qur’an. Meski begitu, pihaknya tak ingin lengah. Pengawasan akan dilakukan setiap saat dan lebih intensif lagi agar kasus tersebut tidak terjadi di wilayah hukum Polres Grobogan."Kita juga mengingatkan kepada para penjual agar memenuhi syarat yang telah ditentukan dan melengkapi surat ijin jualan, "tambah AKP Lamsir. 

Ia meminta kepada masyarakat agar segera melapor apabila ditemukan petasan terbuat dari bahan Al-Qu’ran. Karena ini demi kebaikan bersama tidak ada gejolak di masyarakat. “Jika masyarakat mengetahui ada yang jual petasan berbahan Alquran untuk segera melapor ke Mapolres Grobogan,” tandasnya. (iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel