Warga Jatipohon Ini Sulap Lahan Tandus Menjadi Produktif


GROBOGAN-Siapa sangka lahan yang semula tandus  bisa disulap menjadi lahan produktif oleh tangan dingin Cipto, warga Dusun Kuncen, Desa Sumberjatipohon, Kecamatan Grobogan. Dia merubah kebiasaan warga di desanya yang semula hanya menanam jagung dan tanaman keras dengan menanam sayur. Tak sembarang sayur yang ia pilih untuk ditanam, ia memilih sayur yang memiliki nilai ekonomis tinggi, yakni bunga kol. “Semula hanya coba-coba, ternyata hasilnya sangat bagus,” ungkapnya saat ditemui di kebunnya.

Tanah berpasir yang ia miliki oleh sebagian warga dianggap mustahil jika ditanami sayur. Namun olehnya ternyata menjadi mungkin. Di setiap lubang yang akan ditanami bunga kol ini diberi pupuk kompos yang berfungsi sebagai media yang mudah menyerap air. “Memang kalau tidak diberi media tanam ini, pasti kalau disiram air tidak akan mampu terserap,” ungkapnya.

Dengan usia tanam relatif pendek, yakni 60 sampai 70 hari membuatnya memilih sayur dengan nama latinBrassica oleracea var. Botrytis,disamping harganya yang cukup tinggi dipasaran. Ia mengaku, pedagang sayur biasanya mengambil sendiri di rumahnya, tanpa harus repot-repot ke pasar. “Harganya lumayan mahal, antara 10 ribu sampai 12 ribu per kilonya,” jelasnya.

Menurutnya, para pedagang lebih memilih sayur yang ia tanam daripada sayur yang berasal dari daerah asalnya, yakni Bandungan. “Kalau dari sana kan butuh waktu kesini, jadi gak segar lagi. Kalau disini dijamin segar. Pedagang akan memilih sayur milik saya walaupun harganya beda,” jelasnya.

Ia memiliki cara jitu agar harga sayurnya tetap stabil. Yakni tidak melakukan panen secara serempak. “Nanamnya juga sengaja gak bareng. Panen sehari cukup sekitar 20 kilogram saja, tergantung kebutuhan,” ungkapnya.

Dalam sekali panen, lahan sepetak yang ia miliki bisa menghasilkan uang sebesar 10 hingga 12 juta rupiah. “Sangat jauh jika lahan tersebut ditanami jagung,” tambahnya.

Kades Sumberjatipohon, Eni Endarwati yang ikut menemani ke lokasi mengungkapkan, saat ini desanya yang merupakan salah satu desa wisata di Kabupaten Grobogan memproyeksikan Dusun Kuncen menjadi salah satu sentra penghasil sayur dan buah. “Kedepan dusun ini akan kami proyeksikan menjadi agrowisata,” terangnya. (iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel