Gunakan Las Karbit Untuk Bersihkan Bulu Domba


TANGGUNGHARJO- Hari raya Idul Adha telah datang, Jumat (1/9/2017). Namun di Kabupaten Grobogan  kesibukan penyembelihan hewan korban masih dilakukan hingga Sabtu (2/9).
Tidak saja daging yang jadi rebutan, namun juga kulit domba dan sapi juga jadirebutan. Kulit yang dikenal bagus untuk bahan pembuat tas, sepatu hingga jaket dijual ratusan ribu.
Yang berbeda dalam pelaksanaan Idul Adha kali ini bukan pada prosesi penyembelihan. Namun, pada prosesi pelepasan bulu baik kambing maupun sapi.
Di Desa Sugihmanik, warga tidak lagi menggunakan air panas dan pecahan piring untuk mengupas bulu. "Pilih gunakan las. Tinggal bawa ke tukang las. 10 menit sudah selesai satu. Cepat dan murah paleng kurang dari 10 ribu per lembar," aku Munthoha, warga Sugihmanik.
Jika dulu untuk menghilangkan bulu satu buah kulit perlu waktu satu smpai dua jam. "Bulu disiram air panas pakai ember jika sudah medok terus dikerok pakai belik. Jika las tidak susah dan cepat. Jika dihitung sama biayanya," tambah Munthoha.
Memilih mengelas kulit, bukan hanya dikarenakan kecepatan. Namun alasan mulai enggannya orang untuk mau mengerok juga menjadi alasan. "Pemuda yang mau mengerok susah dicari. Jika ada dibanding jumlah kulit yang harus dikupas banyak kulitnya jadi praktis milih mengelas aja," tambahnya.
Tarno, tukang las karbit di Sugihmanik mengaku kebanjiran order. "Ngelas dua hari ini banyak kulit kambing. Lumayan daripada sepi  karena kerjaan mengelas juga tidak tiap hari banyak orderan," tmbahnya.(iya) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel