Warga Desa Warukaranganyar Bahagia Sambut Droping Air Bersih


PURWODADI- Droping air bersih Polsek Purwodadi di Desa Warukaranganyar, Kecamatan Purwodadi disambut gegap gempita warga, Jumat(15/9). Melihat tangki air pengangkut air datang, puluhan orang langsung menyerbu lokasi pembagian air. Alat penampung air mulai dari dirigen, ember hingga tong besar mereka bawa.

Musim kemarau yang sudah berlangsung sekitar empat bulan membuat warga di ujung timur kecamatan Purwodadi ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Sumur konvensional yang selama musim penghujan mampu memenuhi kebutuhan air saat ini sudah mengering. Untuk memenuhi kebutuhan air, warga harus membeli  air seharga 110 ribu per tangkinya. “Air ini biasanya bisa memenuhi kebutuhan air selama 1 minggu hingga 10 hari,” ungkap Suwarjo, salah seorang warga.

Ia menambahkan, untuk warga yang kurang mampu biasanya mengambil air dari sungai yang jaraknya sekitar  dua kilometer dari pemukiman warga. Walaupun kurang layak, namun warga terpaksa menggunakan air tersebut untuk memenuhi kebutuhan. “Lha bagaimana lagi, air sumur sudah pada kering semua. Jadi terpaksa memakai itu,” tuturnya.

Adanya droping air bersih ini membuat anak-anak desa tampak bahagia. Mereka ikut membantu orang tuanya untuk mengantre air. Sesekali mereka bermain air, saling siram air dengan teman-temannya. “Mumpung ada air, biasanya harus irit memakai air,” tutur Ahmad Iqbal(10), sambil bercanda.

Ipda Moh. Taufik, Kanit Binmas Polsek Purwodadi menuturkan, pihaknya sangat peduli dengan kekurangan air bersih yang dialami warga Desa Warukaranganyar. Kekeringan yang telah melanda selama 4 bulan membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih. “Ini merupakan salah satu wujud bantuan kemanusiaan kita. Untuk Desa Warukaranganyar kita droping dua tangki air, yakni untuk Dusun Krajan dan Dusun Payak,” ungkapnya.

Ia menambahkan, di wilayah Kecamatan Purwodadi, setidaknya ada 5 desa yang mengalami kekeringan yakni Desa Warukaranganyar, Nglobar, Pulorejo, Kedungrejo dan Karanganyar. “Droping air bersih ini nantinya juga ke desa-desa yang lain, bertahap,” tambahnya. (iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel