-->
yQRsgXYtnqhElJ0qG98ow6B0hsUDuvl7mVOesb9a
Jelang Pilgub 2018 Terus Kebut Perekaman e-KTP

Iklan Billboard 970x250

Iklan 728x90

Jelang Pilgub 2018 Terus Kebut Perekaman e-KTP


PURWODADI- Khawatir para pemilih pemula tidak  bisa menggunakan hak pilihnya dalam pilgub Jawa Tengah 2018, Dispendukcapil Grobogan terus memaksimalkan proses perekaman e-KTP. Jumlah pemilih pemula di Kabupaten Grobogan diperkirakan mencapai 52 ribu pemilih. Demikian diungkapkan Susilo, Kepala Dispendukcapil Grobogan, Susilo saat ditemui di ruang kerjanya. “Kita sudah menyurati semua kecamatan agar segera melakukan perekaman  bagi masyarakat yang nanti tanggal 27 Juni 2018 berusia 17 tahun,” katanya.

Susilo menjelaskan, diperkirakan ada 11 sampai  12 ribu warga usia menjelang 17 tahun sebagai batas usia perekaman e-KTP setiap tahunnya.  Walaupun sudah direkam, surat keterangan belum bisa keluar jika usia saat direkam belum cukup umur. “Kalau belum dapat undangan mencoblos, namun sudah punya suket, maka bisa menggunakan hak pilihnya,” ucapnya.

Susilo menambahkan, hingga saat ini, ada sebanyak 1.071.109 warga yang sudah melakukan perekaman atau 98, 27 persen dari jumlah wajib rekam sebanyak 1.081.650 warga. “Saat ini masih ada 21.940 warga yang belum rekam,” jelasnya.

Selain perekaman reguler di kecamatan, untuk mempercepat perekaman, pihaknya melakukan jemput bola dengan datang ke desa-desa. “Walaupun kita sudah datang ke desa, paling yang datang sekitar 40 persen. Biasanya alasan boro, lansia dan difabel,” tambahnya.

Permasalahan lain dihadapinya, berkurangnya operator karena melakukan perekaman keliling. Sehingga tenaga yang yang beroperasi tidak maksimal. “Dari 19 kecamatan di Kabupaten Grobogan, Kecamatan Pulokulon, Gubug dan Purwodadi merupakan 3 kecamatan yang warganya masih banyak belum melakukan perekaman. Tahun ini harus selesai, untuk persiapan Pilkada pada 2018 nanti,” tegasnya.

Saat ini, pemerintah pusat sedang proses pengadaan blanko. Jika kekurangan, pihaknya akan langsung melakukan koordinasi. Dari 8 ribu blanko, pihaknya mengutamakan  mencetak kebutuhan mendesak dari masyarakat. “Dari 8 ribu keping yang datang, saat ini sudah terpakai sebanyak 6.174,” ujarnya.

Saat ini pihaknya telah mengeluarkan 151 ribu lembar surat keterangan pengganti e-ktp, namun yang tercetak e-ktp baru 40 ribu buah. “Sisanya 110 ribu belum cetak,” pungkasnya.(iya)
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment

Iklan Tengah Post