Petani Tambirejo Tuntut Bendung Sanggeh Dibangun Ulang


TOROH, Grobogantoday.com - Tak terima bendungan yang dibangun dengan anggaran Rp 14 Milyar tak berfungsi sebagaimana mestinya, puluhan petani Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh menggeruduk Kantor jaga Bendungan Sanggeh,Senin(7/5/2018). Tak hanya itu saja, tanggul Bendungan Sanggeh yang baru berumur 2 tahun sudah ambles sepanjang 20 meter. Warga berharap BBWS Pemali Juwana segera melakukan perbaikan. 

Dengan membawa puluhan tulisan yang berisi tuntutan, warga mendatangi kantor jaga Bendung Sanggeh. Warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani mencurahkan seluruh keluh kesahnya. "Sebelum dibangun, petani makmur,waduk tak pernah kering. Ini belum memasuki musim kemarau waduk sudah kering. Sawah warga kering," ungkap Marni (70), salah seorang petani yang ikut aksi.



Penggunaan material tanah liat untuk tanggul bendungan membuat  tanggul tak berumur lama, bahkan  ambles sepanjang 20 meter dengan dalam 1 meter. Tanggul bendungan pun tak mampu lagi menampung air secara maksimal. Jika bendungan terisi air penuh, maka petugas akan segera mengalirkannya. "Penggunaan material yang asal-asalan, yakni tanah liat membuat takut jebol, maka air bendungan dialirkan. Ini jelas sangat merugikan petani,"  jelas Slamet Wibowo, koordinator aksi. 


Slamet menambahkan, sekitar 50 hektare sawah terancam gagal panen akibat keringnya bendungan. Warga berharap, BBWS Pemali Juwana segera membangun ulang bendungan tersebut dan mengusut tuntas kontraktor nakal yang mengerjakan proyek tersebut. "Harus ada solusi untuk petani agar tidak gagal panen. Selain itu, kontraktor nakal juga harus diperiksa," ungkapnya. (RE) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel