Kekeringan Grobogan : Warga Lubangi Sungai Kering untuk Dapatkan Air Bersih


GEYER, Grobogantoday.com - Kesulitan air sudah begitu dirasakan warga Kabupaten Grobogan, tak terkecuali warga Desa Jambangan, Kecamatan Geyer. Sejak pertengahan bulan Maret, sebagian warga sudah  memanfaatkan kubangan di tengah sungai berbentuk seperti lingkaran dengan diameter 50 cm. Kubangan itu digali warga untuk mendapatkan air bersih.

"Kira-kira sejak bulan Maret saya sudah mengambil air disini. Sumur di kampung-kampung sudah pada mengering, " ujar Susmini(40), warga Dusun Sanggrak kepada Grobogantoday.com, Kamis (26/7/2018). 

Menurutnya, beberapa warga yang lain memanfaatkan tampungan air dari sumber mata air di hutan yang berjarak sekitar 2 kilometer dari rumahnya. Bahkan beberapa warga nekat mengambil air di malam hari di sumur-sumur sawah. "Karena letak rumah saya dekat dengan sungai, maka saya lebih memilih mengambil air disini saja. Nanti kalau sudah kering terpaksa mengambil di Dusun Bugel atau Kuncen, "  ungkap Susmini. 



Saat menjelang sore, biasanya warga mulai berduyun-duyun datang mengambil air. Ada yang membawa jirigen, ember dan beberapa warga masih menggunakan klenthing untuk mengambil air." Kalau siang begini jarang yang ngambil air. Nanti agak sorean pasti banyak, " kata warga RT 10 RW 1 Dusun Sanggrak ini. 



Ungkapan yang sama diutarakan ibu Budi, warga Dusun Jambangan, ia setiap hari harus mengambil air dari kali untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga, mulai dari mencuci, mandi dan minum ternak. "Airnya sudah semakin mengecil. Nanti kalau sudah gak keluar airnya, membuat lagi di sepanjang sungai ini," ucapnya. 

Warga berharap, pemerintah segera memberikan bantuan air bersih untuk warga di desanya. "Beberapa hari yang lalu katanya ada bantuan air. Tapi tidak merata," ungkapnya. (RE) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel