-->
yQRsgXYtnqhElJ0qG98ow6B0hsUDuvl7mVOesb9a
Trans Jateng Akan Beroperasi di Grobogan Tahun Depan, Ini Rutenya

Iklan Billboard 970x250

Iklan 728x90

Trans Jateng Akan Beroperasi di Grobogan Tahun Depan, Ini Rutenya


GROBOGANTODAY - Pengoperasian Trans Jateng Koridor Semarang-Godong ditargetkan bulan September tahun depan. Untuk mematangkan rencana tersebut, Dinas Perhubungan bersama Dishub Provinsi Jateng sudah enam kali melakukan sosialisasi ke enam kecamatan yang bakal dilalui moda transportasi umum tersebut.

Demikian diungkapkan Kepala Dishub Grobogan Agung Sutanto melalui Ka UPTD Sarana Prasarana Perhubungan Wilayah Barat, Fandy Murdiyanto, Senin(14/12/2020).


”Rencana awalnya hanya akan  sampai Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan saja. Namun, setelah dilakukan kajian akan langsung dikembangkan hingga Kecamatan Godong,” jelasnya.


Untuk menindaklanjutinya, OPD terkait langsung melakukan sosialisasi di enam kecamatan, yakni di Kecamatan Karangrayung, Godong, Gubug, Kedungjati, Tanggungharjo dan Tegowanu. Wilayah tersebut nantinya akan dilalui angkutan aglomerasi perkotaan.


”Untuk menyiapkannya, tahap awal akan dilakukan perbaikan Terminal Gubug senilai Rp 3 miliar. Dana tersebut dipakai untuk perbaikan landasan park and ride dan manuver serta halte. Utamanya dalam peningkatan landasan menggunakan beton lantaran untuk akses keluar dan masuk. Kemudian pembangunan park and ride hingga penunjang lainnya. Sekaligus untuk paket konsultasi penyusunan DED dan master plan, dokumen andalalin," jelasnya.


Selain itu, prasarana dan sarana yang ada di terminal Gubug agar ditingkatkan. Sebanyak 15 halte untuk tahap awal dari Terminal Penggaron hingga Gubug juga akan dibangun. 


"Sebanyak 14 armada diusulkan di pengadaan, nantinya tujuh kendaraan stand by dari Terminal Gubug dan tujuh dari Terminal Penggaron," katanya. 


Tarif angkutan aglomerasi perkotaan ini berkisar Rp 4 ribu untuk umum, sedangkan pelajar, buruh dan veteran hanya Rp 2 ribu. Waktu tempuhnya diperkirakan sekitar 1,5 jam dengan waktu tunggu 15-20 menit. 


”Untuk penunjangnya, akan ada feeder berbasis angkudes dengan  rute yang diusulkan untuk Karangrayung-Truko-Gubug. Kemudian Gubug-Kuwaron-Sugihmanik-Tanggungharjo-Tegowanu.Harapannya masyarakat yang berada di kawasan pendukung jalur Jateng bisa terjaring," terangnya.


Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a comment

Iklan Tengah Post