-->
yQRsgXYtnqhElJ0qG98ow6B0hsUDuvl7mVOesb9a
Diduga Terpeleset, Seorang Pemuda Ditemukan Tenggelam di Embung Desa Sulursari

Iklan Billboard 970x250

Iklan 728x90

Diduga Terpeleset, Seorang Pemuda Ditemukan Tenggelam di Embung Desa Sulursari

Ilustrasi

GROBOGANTODAY - Diduga terpeleset, seorang remaja bernama Muhammad Riyansor (17), warga Dusun Nglejok RT 04 RW 04 Desa Pelem Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan dilaporkan tenggelam di embung yang terletak di Dusun Ngresep, Desa Sulursari,Gabus, Sabtu(22/1) malam. Sebelumnya, korban  berpamitan dengan orang tuanya akan pergi memancing. 


Jenazah korban berhasil ditemukan sekitar pukul 22.00 WIB setelah dilakukan pencarian oleh warga sekitar.


" Diduga korban saat memancing terpeleset dan jatuh tercebur ke dalam embung. Karena tidak bisa berenang, sehingga tenggelam. Sesuai dengan keterangan dari orang tuanya, korban tidak bisa berenang," jelas Kapolsek Gabus, AKP Sunarto, Minggu(23/1).


Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Grobogantoday.com, sekitar pukul 13.00 WIB korban pamit kepada orang tuanya untuk pergi memancing di embung yang terletak di Dusun Ngesrep Desa Sulursari. Menjelang petang, korban tak kunjung pulang. Bapak korban berusaha menelpon korban, namun nomernya tidak aktif. 


Khawatir dengan anaknya, bapak korban berinisiatif mencari korban di Dusun Ngresep, namun tidak ditemukan. Saat di jalan, ia mendapatkan informasi dari warga bahwa ada satu unit sepeda motor dan alat pancing di sekitaran embung, namun tidak ada pemiliknya. 


Mendapatkan  informasi tersebut, bapak korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Gabus. Selanjutnya petugas Polsek Gabus bersama  orang tua korban  dan warga   mendatangi embung.


Setelah dilakukan pencarian, sekitar pukul 22.00 WIB korban  ditemukan di dasar embung sebelah utara dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi dari dasar embung untuk diangkat ke atas ,selanjutnya dibawa pulang ke rumah oleh pihak keluarga.


" Dari hasil pemeriksaan terhadap jenazah korban oleh tim inafis Polres Grobogan dan tenaga medis Puskesmas Gabus 1 bahwa tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan pada semua tubuh korban. Atas peristiwa tersebut pihak keluarga menerima peristiwa tersebut merupakan musibah dan pihak keluarga tidak menghendaki dilakukan Autopsi terhadap jenazah," jelas kapolsek.


Jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.


Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment

Iklan Tengah Post